Gelar Pasukan PAC GP Ansor Kertek: Momentum Pelantikan, Penguatan Ekonomi, dan Pesan Mendalam Para Tokoh
WONOSOBO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda
(GP) Ansor Kecamatan Kertek sukses menggelar apel besar Gelar Pasukan pada
Minggu, 12 Juli 2026. Acara yang berlangsung khidmat dan semarak ini
dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Ranting (PR) GP Ansor Gondang Candimulyo,
serta konvoi bersama sebagai simbol soliditas satu barisan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi
mendalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara,
sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan.
"Kami memohon doa restu dari para kiai, sesepuh, dan
seluruh hadirin agar perjuangan sahabat-sahabat Ansor ini senantiasa membawa
berkah, serta mampu mewujudkan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa
rabbun ghafur (daerah yang baik, makmur, dan di bawah ampunan Tuhan),"
tuturnya.
Ketua PC GP Ansor: Solidaritas Ranting, Satu Barisan, dan
Kemandirian Ekonomi
Hadir memberikan pengarahan, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP
Ansor Kabupaten Wonosobo membakar semangat para kader dengan menegaskan bahwa
Kecamatan Kertek adalah lumbung kader Ansor yang potensinya harus
senantiasa digelorakan. Ia menekankan bahwa pimpinan ranting adalah aset utama
Nahdlatul Ulama yang bersentuhan langsung dengan umat.
Beberapa poin penting yang ditekankan oleh Ketua PC GP Ansor
antara lain:
- Sinergi
Antar-Ranting: Ranting yang sudah kuat wajib memberikan support dan
sumbangsih nyata kepada ranting yang masih lemah agar tumbuh bersama.
- Totalitas
Khidmah: "Kalau kita mencintai organisasi ini sepenuh hati,
insyaallah jika diniati dengan setulus hati, kita akan mendapatkan energi
yang sangat besar."
- Satu
Barisan: Mengajak kader memaknai ulang arti sahabat yang tak lekang
oleh waktu, kokoh dalam satu barisan pemuda Ansor.
- Kader
MDS: Meminta kader Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor
untuk selalu membersamai gerakan ulama dalam menjaga spirit syariat Islam
dan ajaran Aswaja.
Secara khusus, ia juga menyoroti pentingnya kemandirian
ekonomi. Ia mendorong tumbuhnya embrio ekonomi kreatif dari tingkat pusat
hingga ke tingkat ranting terkecil agar organisasi memiliki kemandirian
finansial yang kuat.
MWC NU Kertek: Jaga Marwah Organisasi dan Tingkatkan
Kualitas
Mewakili Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kertek, H. Mahfud
Syafi'i memberikan refleksi penting terkait tantangan zaman digital. Beliau
mengingatkan para kader untuk bijak dalam bersosial media.
"Kita harus merenung, di media sosial saat ini banyak
sekali aksi saling membully. Sebagai kader Ansor, kita wajib menjaga marwah
organisasi dan marwah sesama," pesan H. Mahfud.
Beliau juga menambahkan bahwa secara kuantitas, jumlah kader
Ansor di Kertek sudah sangat besar, namun secara kualitas—terutama dalam sektor
kemandirian ekonomi—harus terus ditingkatkan secara konsisten.
Mauidhoh Hasanah Gus Ulil Albab: Esensi Nyantri Melalui
Organisasi
Suasana religius semakin kental dengan untaian nasihat dari
Gus Ulil Albab Djalaluddin dari Pondok Pesantren Al-Falah, Kongsi. Beliau
menekankan pentingnya membangun hubungan spiritual dan intelektual.
- Hubungan
Spesial dengan Sesepuh: Santri harus membangun hubungan spesial dengan
gurunya, begitu pula kader NU harus membangun hubungan spesial dengan
sesepuh NU. Caranya adalah dengan menyebarkan ilmunya, mengikuti manhaj
(metode) pemikirannya, serta menjaga loyalitas terhadap bangsa dan negara.
Jika hubungan ini terjaga, kesuksesan dunia dan akhirat akan diraih.
- Cinta
Ilmu dan Moderasi: "Barangsiapa tidak cinta ilmu, maka tidak
ada kebahagiaan baginya." Gus Ulil menegaskan bahwa semakin
seseorang mencintai ilmu, maka pemikirannya akan semakin moderat
(tawassuth).
- Khidmah
Organisasi: Beliau memberikan wejangan sejuk bahwa apabila seseorang
tidak bisa menjadi santri yang menetap langsung di pondok pesantren, maka
ia bisa "nyantri" secara khidmah melalui organisasi seperti NU
dan Ansor.
Konvoi Solidaritas dan Penyerahan Sertifikat PKD
Usai prosesi pelantikan PR GP Ansor Gondang yang sakral,
kader Ansor dan Banser melakukan aksi konvoi kendaraan dengan tertib sebagai
bentuk syiar dan penegasan soliditas satu barisan di wilayah Kertek.
Acara kemudian ditutup dengan momen penuh kebanggaan, yaitu penyerahan sertifikat Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) kepada para kader yang mengikuti kaderisasi di Desa Kapencar dan Desa Bejiarum yang telah dinyatakan lulus sebagai kader penggerak.